CANGKANG TUBUHKU
karya: alizar tanjung

rozalia suatu senja di matamu
memintal benang menjeratku
kau meminta cangkang, mengurung
mataku, aku turuti jadi cangkang

keras keluar, lunak di dalam
memilih melengkung tubuhmu
dalam tubuhku. tubuhku bagi tubuhmu

aku mrnginap, betapa, engkau
menginapziarah ke tubuhku



DINI HARI

bebaskan saya memilih rindu
saya akan memilih batu, kucing tua
kacang yang di buang {d|deb|n|deborah|debbie} jendela

tumbuh jadi seekor kuda canti
mati jadibunga lili, saya akan pergi
kehutan, mencintai bidadari,
saya telah bertemu sekali dimaa ibu
ibu saya bilang bebas, kamu bebas
mencintainya sebebas cangkang
kacang almond