Pencak Silat DPLS
Inilah
foto salah satu penerus sekaligus cucu dari pendiri pencak silat DPLS yang
bernama Dede Tolibin yang berumur 28 tahun,Alhamdulillah beliau sedang ada d
tasik karna ada keperluan sehingga saya bisa langsung mengobrol tentang pencak
silat DPLS tersebut.
DPLS (Delima Putih Laut Selatan) yaitu penca silat
yang ada di daerah mangunjaya kabupaten pangandaran,awal berdirinya pada tahun
1990 sampai sekarang dan asal mula pencak silat ini dari daerah jawa tengah…
Kata
DPLS(delima putih laut selatan) di ambil karna kakek salah satu pendirinya
dulunya berasal dari daerah laut selatan,penca silat ini beraliran putih bukan
hitam dan lebih mengajarkan kita dekat dengan alla, sifat kekeluargaaan,dan
saling tolong menolong.
DPLS pencak silat ini berguna untuk membela diri dikala
kita sedang terdesak,ingin menolong org yang kesulitan ,dan sekaligus berguna
untuk pengobatan seperti rematik,setiap gerakan mempunyai arti dan berguna
untuk pengobatan misalnya gerakan kaki untuk mengobati rematik,grakan tangan
untuk melemaskan otot – otot yang kaku sehingga ketika kita bekerja atau
mengangkat beban yang berat tangan akan siap menopang karna otot – otot kita
sudah terlatih dengan gerakan – gerakan pencak silat.
Pencak
silat ini di adakan setiap malam selasa dan malam jumat,sebelum melakukan
latihan ada tradisi yaitu mujadahan atau mengaji bersama setelah mujadahan baru
memulai latihan. Di setiap latihan mujadahan wajib di laksnakan karna memintadoa kepada allah untuk keselamatan dan terhindar dari gangguan mahluk halussehingga latihannya berjalan dengan lancar.
Pencak
silat ini kini sudah berkembang dan mempunyai anggota sekitar 300 orang di
setiap tempat latihannya,karna pencak silat ini sudah mempunyai cabang di
daerah jawa tengan dan jawa barat.Pencak silat ini mengajarkan kita untuk
saling saling tolong menolong serta mengutamakan kekeluargaan sudah menjadi
tradisi turun menurun dari keluarga besar pencak silat DPLS ini.

Follow Us
Stay updated via social channels